Pengadaan Seragam dan Perlengkapan Sekolah Gratis, Pemkot Anggarkan Rp11,49 M

MAKASSAR – PEMERINTAH Kota Makassar mengalokasikan anggaran sebesar Rp11,49 miliar untuk pengadaan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri.

Program ini merupakan salah satu prioritas dalam 100 hari kerja Wali Kota dan menyasar sekitar 33 ribu siswa dari 314 SD dan 55 SMP, yang masing-masing akan menerima dua pasang seragam. Pengadaan ini bersumber dari hasil efisiensi dan pergeseran anggaran di Dinas Pendidikan Kota Makassar.

“Ini adalah bagian dari program 100 hari kerja Wali Kota. Anggaran ini berasal dari recofusing efisiensi anggaran di Dinas Pendidikan, sebesar Rp11,49 miliar untuk perlengkapan seragam sekolah gratis SD dan SMP di Makassar,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie.

Distribusi seragam ditargetkan selesai sebelum tahun ajaran baru, yang dijadwalkan dimulai pada 14 Juli 2025. Lebih dari sekadar bantuan perlengkapan, program ini juga dirancang untuk memberdayakan pelaku usaha lokal. Sebanyak 500 penjahit dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dilibatkan dalam proses produksi.

“Untuk mendukung pemberdayaan pelaku UMKM lokal, Pemerintah Kota Makassar meluncurkan program pengadaan seragam sekolah yang dijahit langsung oleh para pelaku UMKM lokal di kota ini,” kata Andi Bukti.

Seluruh pelaku UMKM yang terlibat telah mengikuti pelatihan teknis dan tercatat dalam sistem e-Katalog dan LPSE. Mereka berpartisipasi dalam pengadaan berdasarkan permintaan yang dikendalikan oleh ketua kelompok masing-masing. Langkah ini dimaksudkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap produk dari luar daerah dan mendorong perputaran ekonomi di tingkat lokal.

“Program ini terbuka untuk umum. Semua peserta yang mendaftar akan diberikan akses melalui e-Katalog dan LPSE. Mereka yang terlibat sebelumnya sudah mendapatkan pelatihan sesuai mekanisme yang ditetapkan,” jelas Andi Bukti.

Andi Bukti juga menyatakan bahwa program ini disambut baik oleh orang tua siswa. Banyak yang merasa terbantu, terutama dalam menghadapi beban biaya sekolah di awal tahun ajaran.

“Program ini bukan sekadar bantuan, melainkan bagian dari tekad Appi-Aliyah agar setiap anak di Makassar bisa menatap masa depan melalui pintu sekolah, setara, percaya diri, dan penuh semangat,” tambah Andi Bukti. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *