Makassar, Wartana – Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., hadir sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan bedah buku berjudul “Diskresi Inovasi Pemerintah Daerah” karya Dr. Deasy Maulina, SH., MH. Acara tersebut digelar di Aula Kampus Politeknik STIA LAN, Kota Makassar, Rabu (3/12).
Dalam sambutannya, Abustan Bintang memberikan apresiasi kepada penulis buku tersebut. Ia menyebut bahwa menulis hingga menerbitkan buku bukan hal yang mudah, namun dapat terlaksana dengan baik apabila didasari tekad kuat serta dilengkapi data yang akurat.
“Semoga buku ini bisa menjadi bahan bacaan untuk semua kalangan dan bisa mendongkrak pembaca. Kami berharap buku yang terbit berbasis data yang cukup agar pembaca memiliki gambaran seperti apa inovasi dalam sebuah pemerintahan,” ucapnya.
Abustan menegaskan bahwa setiap daerah harus memiliki strategi dan inovasi, bukan hanya dari pimpinan, tetapi juga lahir dari para staf. Menurutnya, inovasi akan berjalan apabila pemimpin menerapkan prinsip good government dan melibatkan semua unsur, bukan hanya bergantung pada gaya mayoritas.
“Ini bisa terlaksana jika pemimpin memberikan prinsip good govermend, dan tidak lagi memakai gaya mayoritas saja namun semua harus dilibatkan. Inovasi harus dimulai dari hulu ke hilir,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Barru memberikan ruang kepada seluruh staf untuk berinovasi. Tanpa ruang tersebut, katanya, staf hanya akan diam dan tidak berkembang.
“Kami di Kabupaten Barru memberikan ruang kepada semua staf untuk berinovasi karena kalau tidak diberikan maka hanya akan tinggal diam saja, bukan itu yang kita impikan. Saya bersama Ibu Bupati menginginkan pemerintahan yang penuh dengan inovasi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Abustan menekankan bahwa inovasi yang lahir perlu diapresiasi melalui pemberian penghargaan atau reward. Penghargaan tersebut tidak harus selalu berbentuk finansial, tetapi dapat berupa pengangkatan jabatan bagi mereka yang memiliki kualitas.
“Inovasi tidak mutlak pakai uang tapi berangkat dari gagasan, ide, dan keberanian untuk memulai dan juga dari ilmu pengetahuan. Siapa yang memiliki pemahaman dan ilmu yang kuat maka orang bisa melihat masa depan. Jadi mari kita belajar, belajar, dan belajar,” tutupnya.











