Jakarta, Wartana.com — Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, melakukan audiensi langsung dengan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, guna memperjuangkan dukungan anggaran kesehatan tahun 2027 bagi wilayahnya. Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan, Jakarta, pada Rabu (2/9/2026).
Fokus utama dalam pertemuan ini adalah pembahasan usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2027. Langkah proaktif ini diambil pemerintah daerah untuk memastikan pemerataan layanan kesehatan, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki tantangan geografis cukup berat.
Dalam pemaparannya, Andi Abdullah Rahim menekankan bahwa peningkatan fasilitas kesehatan di Luwu Utara merupakan kebutuhan mendesak untuk memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat. Menurutnya, pembenahan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan peningkatan mutu pelayanan di setiap jenjang.
“Pembangunan kesehatan di Luwu Utara diarahkan untuk meningkatkan mutu, jangkauan, dan pemerataan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kami berharap dukungan pusat dapat mempercepat perbaikan sarana dan prasarana yang ada,” ujar Andi Abdullah Rahim dalam pertemuan tersebut.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara memprioritaskan sejumlah program strategis, di antaranya pembangunan gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Andi Djemma serta rehabilitasi pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang mengalami kerusakan berat. Selain itu, pengusulan pembangunan Rumah Sakit tipe D di wilayah Seko dan peningkatan fasilitas di Puskesmas Rampi menjadi agenda penting guna mendekatkan akses kesehatan bagi warga di wilayah terpencil.
Selain infrastruktur fisik, Bupati juga mengusulkan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program hospital based untuk dokter spesialis asli daerah. Usulan tersebut juga mencakup pemenuhan alat kesehatan, pengadaan puskesmas keliling, hingga pembangunan rumah dinas bagi tenaga medis guna menjamin stabilitas pelayanan di lapangan.









