Maros percepat transformasi digital melalui penguatan kompetensi ASN

Maros percepat transformasi digital melalui penguatan kompetensi ASN

Maros, Wartana.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan memperkuat kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di bidang teknologi informasi. Langkah ini diambil guna mendorong percepatan transformasi digital dalam sistem tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan transparan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Pemerintahan Digital melalui Perencanaan dan Penganggaran Terintegrasi yang diselenggarakan di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Maros, AS Chaidir Syam, Sekretaris Daerah Andi Davied Syamsuddin, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Maros, Andi Sri Wahyuni AB, menjelaskan bahwa penguasaan teknologi saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendasar bagi setiap ASN. “Sekarang tata kelola pemerintahan sudah mengarah ke transformasi digital. Kami memberikan materi untuk memperkuat kapasitas ASN agar siap menghadapi perubahan sistem yang serba digital,” ujar Sri Wahyuni.

Bimtek ini melibatkan 28 kepala OPD serta sejumlah pejabat administrator dari instansi strategis, seperti Dinas Komunikasi dan Informatika, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Inspektorat. Dalam kesempatan tersebut, Asisten Deputi Koordinasi Penerapan Transformasi Digital Pemerintah Kemenpan-RB, Mohammad Averrouce, hadir sebagai narasumber untuk memberikan arahan terkait standarisasi sistem pemerintahan berbasis elektronik.

Sri Wahyuni menambahkan, salah satu contoh nyata digitalisasi yang telah berjalan adalah layanan kepegawaian melalui Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIMASN). Dengan sistem ini, pengurusan administrasi seperti kenaikan pangkat tidak lagi memerlukan banyak berkas fisik, melainkan berbasis pemutakhiran data secara daring yang dinilai lebih efisien dan ramah lingkungan.

Menutup rangkaian acara, Bupati Maros AS Chaidir Syam menegaskan pentingnya pemutakhiran data secara berkelanjutan oleh para ASN. Menurutnya, kesuksesan manajemen talenta dan promosi jabatan di masa depan akan sangat bergantung pada rekam jejak digital serta kinerja yang terdata secara akurat dalam sistem manajemen pemerintah guna memastikan birokrasi yang lebih profesional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *