Makassar Siap Jadi Tuan Rumah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026, Ribuan Peserta Dijadwalkan Hadir

Makassar Siap Jadi Tuan Rumah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026, Ribuan Peserta Dijadwalkan Hadir

MAKASSAR, Wartana.com — Pemerintah Kota Makassar memastikan kesiapan penuh dalam menyambut penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional yang akan berlangsung pada 23–30 Agustus 2026. Sebagai salah satu pusat pelaksanaan utama, Kota Makassar mengerahkan koordinasi lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) guna memastikan kelancaran acara yang akan diikuti oleh ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari seluruh Indonesia.

Sekretaris KORPRI Kota Makassar, Kamelia Thamrin Tantu, mengungkapkan bahwa sebanyak 1.165 peserta dan 438 ofisial dari 114 kontingen kementerian serta pemerintah daerah dijadwalkan hadir. Agenda utama akan diawali dengan pawai defile kafilah pada Senin, 24 Agustus 2026, yang mengambil titik awal di kawasan Benteng Fort Rotterdam dan berakhir di Lapangan Karebosi sebagai lokasi pembukaan resmi.

Untuk mendukung kesuksesan acara, sejumlah lokasi strategis telah disiapkan sebagai venue perlombaan di Makassar, di antaranya Makassar Government Center (MGC), Hotel Universitas Hasanuddin, Lapangan Karebosi, dan Asrama Haji. “Kami telah berkolaborasi dengan berbagai SKPD, mulai dari Bapenda untuk promosi, Dinas Pariwisata untuk koordinasi hotel, hingga Dinas Lingkungan Hidup guna menjaga estetika kota. Makassar siap memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu,” ujar Kamelia pada Minggu (23/8/2026).

Kehadiran ribuan tamu ini diproyeksikan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi Kota Makassar, terutama pada sektor perhotelan, kuliner, dan transportasi. Panitia pusat dan daerah juga tengah berkoordinasi mengenai kehadiran pejabat negara pada seremoni pembukaan di Lapangan Karebosi. Saat ini, Menteri Agama dijadwalkan hadir, namun panitia tetap mengupayakan kehadiran Presiden atau Wakil Presiden Republik Indonesia untuk membuka secara resmi gelaran tersebut.

Di sisi lain, Dinas Perhubungan Kota Makassar telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama guna mengantisipasi kepadatan arus kendaraan saat prosesi defile berlangsung. Kepala Dinas Perhubungan Makassar, Muhammad Rheza, menjelaskan bahwa pengaturan akan dilakukan di sekitar Jalan Penghibur, Jalan Riburane, Jalan Ahmad Yani, hingga Jalan Sudirman dengan sistem pembagian jalur menggunakan barrier dan skema buka-tutup jalan.

Rheza mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan sekitar Benteng Fort Rotterdam dan Lapangan Karebosi pada Senin sore guna meminimalisir hambatan mobilitas. Pemerintah Kota Makassar berharap seluruh lapisan masyarakat dapat ikut menyukseskan kegiatan ini dengan menyambut ramah para kafilah, sekaligus menjadikan momentum ini sebagai ajang promosi budaya dan keramahan Makassar di tingkat nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *