MAKASSAR – KETUA Parati Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menegaskan target tunggal dan tanpa kompromi untuk PSI Sulawesi Selatan, menjadi pemenang Pemilu 2029.
Targetnya jelas, lugas, dan ambisius. Di hadapan ratusan kader muda PSI Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat di Hotel Claro Makassar, Rabu (28/1/2025), Kaesang Pangarep menetapkan satu-satunya misi untuk provinsi itu. “Saya cuma ingin satu, saya ingin PSI menjadi pemenang di Sulsel,” tegasnya.
Permintaan itu disampaikan Kaesang khusus kepada Ketua DPW PSI Sulsel, Muammar Gandi Rusdi, yang baru saja dilantik. Di balik perintah tegas tidak ada alasan itu, tersimpan strategi politik berbasis keluarga yang dinilai akan mengubah peta perolehan suara.
Suasana pelantikan menjadi lebih menarik ketika Kaesang menyorot kehadiran Fatmawati Rusdi, Wakil Gubernur Sulsel, ibu dari Muammar Ghandi.
Fatma datang dengan mobil dinas putihnya. “Beliau hadir bukan sebagai wakil gubernur, tapi sebagai ibu yang selalu memberikan support buat anaknya,” ujar Kaesang.
Namun, isyarat politik terbesar justru datang dari sosok yang tidak hadir secara fisik, Rusdi Masse Mappasessu, ayah Gandi yang juga mantan Ketua DPW NasDem Sulsel. Kaesang dengan gamblang menyatakan, “Anaknya sudah gabung. Bapaknya, insyaallah besok.”
Kaesang yakin, bergabungnya seorang tokoh senior dan komandan di politik Sulsel, akan menjadi kekuatan pendobrak. “Bisa lebih lah, geser yang sebelah (Partai NasDem). Komandannya kan segera geser soalnya,” tuturnya penuh keyakinan.
Ini merupakan pernyataan terbuka pertama yang memproyeksikan persaingan langsung dan perebutan basis antara PSI dan NasDem di Sulsel.
Dengan momentum ini, Kaesang memproyeksikan PSI dapat meraih minimal tiga kursi DPR RI dari tiga dapil di Sulsel pada 2029. “Satu tiap dapil. Oke berarti tiga ya dari Sulsel,” katanya.
Dalam arahannya, Kaesang menekankan bahwa kunci kemenangan justru ada di level terbawah. “Ujung tombak dari partai ini… adalah seluruh pengurus DPC,” tegasnya.
Ia meminta semua kader turun ke masyarakat dengan pendekatan humanis dan membantu persoalan sehari-hari warga. “Bantu apa, entah itu waktu ada orang lagi ngeronda, dibikinin tempe goreng. Hal-hal simpel seperti itu, supaya masyarakat tahu PSI selalu hadir,” lanjut Kaesang.
Di hadapan Kaesang, Muammar Gandi Rusdi yang masih berusia 19 tahun yang menjadi salah satu ketua DPW termuda di Indonesia, menegaskan komitmennya. “Kita tidak ingin hanya jadi peserta Pemilu. Kita akan menjadi pemenang di Sulsel,” tegasnya.
Ia juga berjanji tidak akan mengecewakan apalagi mempermalukan Ketua Umumnya. “Insya Allah PSI Sulawesi Selatan tidak akan mempermalukan Ketua Umum,” ucap Gandi, yang mengandalkan semangat belajar dan keterbukaan terhadap arahan DPP.[]











