Pemkab Barru dan KKDB Teken MoU Pengembangan Potensi dan Investasi Daerah

Makassar, Wartana.com – Pemerintah Kabupaten Barru bersama Kerukunan Keluarga Daerah Barru (KKDB) menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang pengembangan potensi dan investasi daerah di Kabupaten Barru.

Penandatanganan dilakukan Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari bersama Ketua Umum KKDB Tahir Burhan di Makassar, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut disaksikan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Barru dan pengurus KKDB.

Dalam sambutannya, Andi Ina mengapresiasi keberadaan KKDB yang dinilai tidak hanya menjadi wadah silaturahmi masyarakat Barru di perantauan, tetapi juga menjadi bukti kuatnya ikatan masyarakat Barru dengan kampung halaman.

Menurutnya, masyarakat Barru yang berada di berbagai daerah hingga luar negeri tetap memiliki kepedulian terhadap daerah asal. Potensi tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat pembangunan Kabupaten Barru.

“KKDB bukan sekadar wadah silaturahmi. KKDB adalah bukti bahwa tali kasih masyarakat Barru tidak putus karena jarak yang jauh. Hati mereka tetap tertambat pada tanah kelahirannya, kampung halamannya yaitu Kabupaten Barru,” ujar Andi Ina.

Ia mengatakan, kesepakatan bersama tersebut bukan sekadar dokumen administratif, melainkan mempertemukan dua kekuatan yang dapat saling melengkapi. Pemerintah daerah memiliki kewenangan, regulasi dan program pembangunan, sedangkan KKDB memiliki jejaring, pengalaman, keahlian serta kepedulian masyarakat Barru yang berkembang di berbagai bidang.

Menurutnya, kolaborasi kedua pihak diperlukan agar potensi daerah dapat dikembangkan secara lebih optimal.

“Jika KKDB berjalan sendiri dan pemerintah berjalan sendiri, hasilnya sangat terbatas. Tetapi jika keduanya berjalan bersama dalam satu arah, saya yakin kita bisa melangkah lebih jauh untuk mencapai yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Barru,” katanya.

Andi Ina kemudian memaparkan sejumlah potensi Kabupaten Barru. Daerah tersebut memiliki luas wilayah sekitar 1.174,72 kilometer persegi dengan garis pantai sepanjang kurang lebih 78 kilometer. Wilayah Barru membentang dari dataran rendah hingga perbukitan dan pegunungan yang tersebar di tujuh kecamatan dan 55 desa/kelurahan.

Dari sisi sumber daya manusia, Barru memiliki sekitar 86.716 angkatan kerja. Menurut Andi Ina, pembukaan lapangan kerja menjadi penting agar masyarakat, khususnya generasi usia kerja, memperoleh kesempatan bekerja dan berkembang di kampung halaman sendiri.

Sektor pertanian menjadi salah satu potensi unggulan dengan komoditas padi, jagung, nanas dan kopi. Barru juga memiliki potensi peternakan berupa sapi Bali, ayam ras, ayam buras dan itik.

Di sektor perikanan, Kabupaten Barru memiliki wilayah penangkapan ikan laut sekitar 56.160 hektare dan tambak sekitar 2.682 hektare. Salah satu komoditas yang disebut memiliki produksi cukup besar adalah udang vaname dengan produksi sekitar 4.337 ton.

Potensi lainnya terdapat di sektor pariwisata, meliputi wisata air terjun, bahari dan alam. Sejumlah destinasi yang disebut antara lain Tomageli, Wesai, Barutung, Pulau Dutungeng, Pulau Panikiang, Pantai Ujung Batu, Pantai Laguna, Pantai Padongko, Bukit Makdo, Bukit Kapireh, Lappa Laona, Pekkae, Eco Lodge dan Celebes Canyon.

Menurut Andi Ina, kombinasi potensi pertanian, perikanan, peternakan dan pariwisata memberikan peluang bagi Barru untuk mengembangkan investasi dan perekonomian daerah.

Namun, ia mengingatkan bahwa besarnya potensi daerah tidak otomatis berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat.

“Potensi baru berarti ketika dikelola dengan ilmu, dipromosikan dengan cerdas dan dijaga dengan tata kelola yang bersih. Di titik inilah kemitraan kita menjadi sangat penting,” tuturnya.

Ia pun membuka ruang bagi masyarakat Barru yang tergabung dalam KKDB untuk ikut berinvestasi dan mengembangkan potensi daerah di kampung halaman.

Selain sektor ekonomi, Bupati turut menyinggung Kawasan Industri Barru (KIBAR) dan Pelabuhan Garongkong sebagai bagian dari potensi strategis yang perlu dikelola dan dikembangkan secara terarah.

Andi Ina menegaskan, kesepakatan bersama yang berlaku selama lima tahun tersebut merupakan pintu masuk, bukan tujuan akhir. Kesepakatan itu diharapkan segera ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama yang lebih konkret.

“Nilainya baru terlihat ketika kita menuangkannya ke dalam perjanjian kerja sama yang konkret, dengan program yang jelas, penanggung jawab yang jelas dan target yang dapat diukur,” tegasnya.

Ia meminta seluruh tindak lanjut kerja sama dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas, transparansi dan keamanan bagi seluruh pihak.

Evaluasi terhadap pelaksanaan kesepakatan juga akan dilakukan secara berkala untuk melihat program yang telah berjalan, kendala yang dihadapi serta langkah perbaikan yang diperlukan.

Dalam membangun kemitraan, Andi Ina mengajak seluruh pihak memegang nilai budaya Bugis-Makassar, yakni sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge, yang dimaknai sebagai saling memanusiakan, saling memuliakan dan saling mengingatkan.

“Kepada KKDB kami mengetuk pintu dengan tangan terbuka. Datanglah dengan gagasan, jejaring dan kritik yang membangun,” ujarnya.

Ia berharap KKDB tidak hanya menjadi simbol koordinasi, tetapi menjadi kekuatan nyata dalam memastikan pembangunan Kabupaten Barru tetap terarah, terukur dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Pembangunan Kabupaten Barru adalah kerja kita bersama, yang berakar dari aspirasi masyarakat dan diwujudkan melalui kolaborasi yang kuat,” pungkasnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada DPP KKDB dan seluruh tim yang telah mempersiapkan naskah kesepakatan bersama. Apresiasi turut disampaikan kepada jajaran Bank Syariah Indonesia (BSI) yang mendukung pelaksanaan kegiatan dan sejumlah program bagi masyarakat Kabupaten Barru.

Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi awal kerja sama konkret antara Pemkab Barru dan KKDB dalam mengoptimalkan potensi daerah, mendorong investasi, membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Barru.

Turut mendampingi Bupati Barru dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Barru, Sekretaris Daerah Barru, para pimpinan OPD lingkup Kabupaten Barru, serta para kepala bagian di lingkungan Setda Barru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *