BARRU, WARTANA – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, melakukan monitoring langsung progres penghitungan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Barru Tahun 2026 melalui Sekretariat Panitia Pilkades Serentak Kabupaten Barru, Senin (25/5/2026).
Monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan penghitungan suara di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) berlangsung tertib, aman, dan lancar. Pemantauan dilakukan melalui laporan tim desk Pilkades yang terus memperbarui data dari seluruh desa penyelenggara Pilkades.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Panitia Pilkades Kabupaten Barru yang juga Sekretaris Daerah Barru, Ketua PMI Kabupaten Barru, Kepala DPMDPPKB Kabupaten Barru, Kasatpol PP Damkar dan Penyelamatan, serta jajaran terkait lainnya yang ikut memantau perkembangan situasi pelaksanaan Pilkades serentak.
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja menjaga kondusivitas pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Barru.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan dari Polri, TNI, Satpol PP, panitia, hingga masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pesta demokrasi tingkat desa tersebut.
“Hingga saat ini pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten Barru berlangsung aman dan lancar. Kami berharap seluruh proses penghitungan suara dapat berjalan dengan baik sampai seluruh tahapan selesai,” ujar Andi Ina.
Bupati juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga suasana kondusif dan menghormati seluruh proses serta hasil penghitungan suara yang sedang berlangsung.
Berdasarkan laporan tim desk Pilkades dari setiap TPS, situasi di seluruh wilayah pelaksanaan Pilkades terpantau aman, tertib, dan terkendali. Sejumlah desa juga telah menyelesaikan proses penghitungan suara dan menunggu tahapan rekapitulasi berikutnya.
Sementara itu, logistik Pilkades yang tiba di Sekretariat Panitia Pilkades Kabupaten Barru mulai diterima secara bertahap dari sejumlah desa.
Desa Manuba menjadi desa pertama yang menyerahkan logistik pada pukul 18.00 WITA, disusul Desa Jangan-Jangan pada pukul 18.20 WITA dan Desa Garessi pada pukul 18.30 WITA.
Pemerintah Kabupaten Barru bersama Tim Humas IKP dan jajaran terkait juga tetap bersiaga di Sekretariat Panitia Pilkades guna memastikan penyampaian informasi kepada masyarakat berjalan cepat, akurat, dan terkoordinasi.










