Barru, Wartana.com – Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., didampingi Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., membuka Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I PGRI Kabupaten Barru Tahun 2026 di Baruga Singkeru Adae, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penerimaan Kontingen Pekan Olahraga, Seni, dan Kreativitas (PORSENIJAR) PGRI Kabupaten Barru Tahun 2026. Konkerkab mengusung tema “Sinergi PGRI dengan Pemerintah Daerah dalam Mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas, Inklusif dan Berkarakter”.
Konkerkab menjadi forum evaluasi pelaksanaan program kerja sekaligus konsolidasi untuk merumuskan langkah strategis PGRI dalam memperkuat organisasi dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Barru.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina menyampaikan apresiasi terhadap PGRI sebagai organisasi profesi yang memiliki peran penting dalam memperjuangkan kepentingan guru dan mendorong peningkatan mutu pendidikan.
Ia mengungkapkan, PGRI memiliki tempat tersendiri dalam perjalanan hidupnya. Menurutnya, keberhasilannya hingga dapat mengemban amanah sebagai Bupati Barru tidak terlepas dari peran para guru yang memberikan pendidikan, ilmu pengetahuan, sekaligus membentuk karakter sejak masa sekolah.
“Kalau bukan karena Ibu dan Bapak Guru yang telah ada dalam perjalanan kehidupan saya, tentu saya tidak bisa berdiri di sini dan mengemban amanah sebagai Bupati Kabupaten Barru,” ujar Andi Ina.
Karena itu, ia meminta seluruh jajaran PGRI Kabupaten Barru menjaga kekompakan dan soliditas organisasi. Menurutnya, persatuan penting agar PGRI tetap kuat dalam memperjuangkan kepentingan guru dan mendukung kemajuan pendidikan.
“PGRI adalah marwah guru-guru. Karena itu, tolong dijaga. Jangan membuka ruang adanya dualisme. Kita harus tetap solid agar organisasi ini semakin kuat,” tegasnya.
Bupati berharap Konkerkab I PGRI tidak hanya menjadi forum evaluasi organisasi, tetapi juga ruang untuk menyatukan gagasan dan merumuskan program kerja yang mampu menjawab kebutuhan guru serta perkembangan dunia pendidikan di Kabupaten Barru.
Ia meminta program kerja yang dihasilkan dapat disinergikan dengan program Pemerintah Kabupaten Barru, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
“Silakan Ibu dan Bapak bersama-sama memutuskan apa yang menjadi program kerja dalam kepengurusan PGRI. Program-program tersebut sangat dibutuhkan pemerintah dan nantinya dapat kita sinergikan dengan program yang ada di Dinas Pendidikan,” jelasnya.
Andi Ina juga menegaskan komitmen Pemkab Barru untuk terus memperkuat komunikasi dengan PGRI, termasuk membahas berbagai persoalan tenaga pendidik dan kepala sekolah sesuai kewenangan pemerintah daerah.
Menurutnya, PGRI memiliki pemahaman yang dekat dengan kondisi guru di lapangan sehingga masukan dari organisasi profesi tersebut penting menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan pendidikan.
“Yang mengetahui karakter dan kondisi di lapangan adalah guru-guru sendiri. Karena itu, komunikasi dengan PGRI akan terus kita kuatkan,” katanya.
Bupati juga menekankan bahwa tugas guru tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik, tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian generasi muda.
Ia berharap para guru di Kabupaten Barru terus memberikan pendidikan terbaik agar anak-anak Barru memiliki kemampuan, kecerdasan, karakter, serta nilai keagamaan yang kuat dalam menghadapi tantangan masa depan menuju Indonesia Emas 2045.
Pada kesempatan tersebut, Andi Ina memberikan apresiasi kepada para guru dan insan pendidikan yang telah mengharumkan nama Kabupaten Barru melalui berbagai prestasi.
Ia menyebut capaian pendidikan Kabupaten Barru yang berhasil masuk tiga besar di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan sebagai prestasi yang patut diapresiasi sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
“Ini adalah prestasi yang luar biasa. Saya memberikan apresiasi kepada seluruh guru yang telah memberikan semangat dan membawa nama besar Kabupaten Barru,” ungkapnya.
Selain itu, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama Wakil Bupati akan terus memperhatikan kondisi para guru, termasuk persoalan penempatan tenaga pendidik agar sedapat mungkin mempertimbangkan kondisi keluarga dan jarak tempat tinggal dengan lokasi mengajar, dengan tetap memperhatikan regulasi dan kewenangan yang berlaku.
Mengakhiri sambutannya, Andi Ina mengajak seluruh jajaran PGRI dan insan pendidikan mendukung Pemerintah Kabupaten Barru dalam menjalankan pembangunan daerah.
Menurutnya, pembangunan Barru tidak dapat dilakukan hanya oleh Bupati dan Wakil Bupati, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk para guru dan insan pendidikan.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Barru H. Abdullah Tintjo, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barru atas dukungan dan perhatian terhadap berbagai program dan kegiatan PGRI, khususnya dalam mendukung pengabdian serta peningkatan kapasitas para guru.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam keberlangsungan program PGRI, termasuk kegiatan yang menyentuh langsung para guru di berbagai wilayah Kabupaten Barru.
“Kalau tidak didukung oleh pemerintah daerah, apa yang kita lakukan tentu tidak akan berjalan seperti yang kita harapkan. Alhamdulillah, kali ini pemerintah daerah memberikan dukungan yang besar,” ujarnya.
Ia berharap kerja sama PGRI dan Pemerintah Kabupaten Barru terus diperkuat sehingga berbagai program peningkatan kualitas guru dan pendidikan dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Program pemerintah daerah dan program PGRI harus kita kolaborasikan. Kita bersama-sama membangun pendidikan dan memberikan yang terbaik bagi teman-teman guru,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan launching SIMKU (Sistem Informasi Manajemen Keanggotaan dan Keuangan) PGRI Kabupaten Barru. Sistem ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan organisasi melalui pemanfaatan teknologi informasi, khususnya dalam manajemen keanggotaan dan pengelolaan keuangan organisasi.
Konkerkab I PGRI Kabupaten Barru Tahun 2026 diharapkan menjadi ruang konsolidasi organisasi sekaligus momentum untuk melahirkan program kerja yang memperkuat peran guru dan memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Barru.
Turut hadir Sekretaris Umum PGRI Provinsi Sulawesi Selatan Dr. Abdi, M.Pd., Wakil Sekretaris Umum PGRI Provinsi Sulawesi Selatan Drs. H. Muhammad Asaf, Ketua Biro Pemberdayaan Perempuan Pengurus PGRI Provinsi Sulawesi Selatan Hus Irmawati Usba, S.Pd., perwakilan Kapolres Barru/Kabag SDM, perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru, Ketua Baznas Kabupaten Barru Drs. H. La Minu Kalibu, M.Si., Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Barru, para pengurus PGRI cabang dan ranting se-Kabupaten Barru, serta peserta Konkerkab I PGRI Kabupaten Barru Tahun 2026.









