LUWU UTARA, Wartana.com — Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terus memperkuat pengelolaan pengaduan masyarakat melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional–Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!). Langkah ini diambil guna memastikan setiap aspirasi warga segera ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait dengan lebih cepat dan terukur.
Upaya penguatan tersebut dibahas dalam kegiatan pemetaan strategi dan komitmen penanganan aduan masyarakat yang berlangsung di Aula Wakil Bupati Luwu Utara, Kamis (24/9/2026). Pertemuan ini melibatkan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), serta perangkat desa dan kelurahan guna menyinergikan alur koordinasi pengaduan dari tingkat bawah.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Luwu Utara, Muh. Kasrum, menyatakan bahwa keberhasilan sistem ini sangat bergantung pada kecepatan respons para admin di setiap instansi. Menurutnya, partisipasi aktif perangkat hingga tingkat desa menjadi kunci agar setiap laporan tidak sekadar diterima, tetapi memberikan solusi nyata.
“Partisipasi aktif perangkat desa dan kelurahan serta keaktifan para admin SP4N-LAPOR! menjadi kunci agar pengaduan pelayanan publik dapat terkelola dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Kasrum saat memberikan arahan dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Luwu Utara, Andi Zulkarnain, mengungkapkan pihaknya sedang menyusun rencana aksi penanganan aduan yang lebih responsif. Rencana ini bertujuan membangun mekanisme kerja yang sistematis sehingga laporan warga langsung diteruskan ke pihak yang memiliki kewenangan penanganan.
Selain perbaikan sistem internal, Diskominfo-SP juga berencana mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat agar kanal resmi ini semakin dikenal luas. Pemerintah berharap optimalisasi SP4N-LAPOR! dapat menjadi instrumen evaluasi efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah melalui respon yang transparan dan terkoordinasi.









