Perkuat Peran KIM, Pemkab Luwu Utara Ajak Warga Jadi Benteng Penangkis Hoaks

Perkuat Peran KIM, Pemkab Luwu Utara Ajak Warga Jadi Benteng Penangkis Hoaks

LUWU UTARA, Wartana.com — Pemerintah Kabupaten Luwu Utara melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo SP) terus berupaya memperkuat keterbukaan informasi publik di tengah pesatnya arus informasi digital. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengoptimalkan peran Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) sebagai wadah bagi warga untuk mengakses, mengelola, sekaligus menyebarluaskan informasi yang akurat.

Kegiatan penguatan kapasitas tersebut berlangsung di Ruang Wakil Bupati Luwu Utara pada Rabu (23/9/2026). Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan terkait, termasuk Ketua Tim Kerja KIM, Sarmini Sallu, guna merumuskan langkah konkret dalam meningkatkan literasi informasi di tingkat akar rumput.

Kepala Dinas Kominfo SP Luwu Utara, Andi Zulkarnain, menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang cerdas. Upaya ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Menurutnya, KIM memiliki posisi strategis sebagai jembatan penghubung antara pemerintah dan masyarakat.

“KIM tidak hanya menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat, tetapi juga instrumen untuk menghidupkan UMKM daerah melalui penyebaran informasi ekonomi yang tepat. Kami berharap keberadaan komunitas ini mampu mendorong masyarakat memanfaatkan teknologi digital secara lebih produktif,” ujar Andi Zulkarnain.

Di sisi lain, Wakil Bupati Luwu Utara, Jumail Mappile, menginstruksikan para pengelola KIM agar terus berinovasi dalam memberdayakan warga. Ia menekankan pentingnya kemampuan menyaring informasi agar masyarakat tidak mudah terjebak oleh berita bohong atau hoaks yang berpotensi memicu konflik sosial di tengah lingkungan mereka.

“Kemampuan masyarakat dalam membedakan informasi yang benar dan yang belum terverifikasi menjadi sangat krusial saat ini. KIM diharapkan hadir untuk memfasilitasi kebutuhan informasi secara cepat, tepat, dan efektif agar ruang publik tetap sehat dan kondusif,” tegas Jumail.

Melalui optimalisasi KIM, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menargetkan masyarakat di tingkat desa semakin aktif dalam mengumpulkan serta mengolah informasi pembangunan. Dengan demikian, berbagai potensi daerah, program pemerintah, hingga peluang ekonomi dapat tersampaikan secara luas dan transparan kepada publik. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *